CINTA ITU SOAL WAKTU

by - 00.23


Orang bilang, waktu adalah sebuah kunci. Kunci yang memegang peranan terpenting terkait perasaan. Waktu mengikat komponen-komponen krusial yang membuatnya tetap diakui. Jarak, cinta, rindu, rasa, nafsu, benci, juga luka. Waktu bisa dengan mudah menggilas rindu, mencederai rasa, menyuburkan benci, merentangkan jarak, mengekang nafsu dan mengawetkan luka.

Berapa lama debar terhadap seseorang akan bertahan? Berapa lama renjana tetap di tempatnya? Berapa juta detik yang dibutuhkan agar luka mati tanpa harus bangkit lagi? 

Kita diperbudak waktu. Kepadanya kita tunduk. Di hadapannya kita lemah. Akibat ulahnya kita pun sekarat. Mengandalkan waktu sama saja dengan menghitung ketidakpastian, menerka kemungkinan-kemungkinan, khawatir tentang segala hal, takut kehilangan, dan kesedihan yang menjalar. Tetapi kita bergantung padanya, tidak bisa mengabaikannya begitu saja. Lalu ujung-ujungnya, waktu masih menjadi sabda mutlak bagi sahaya agar tetap dapat menyuplai asa.

Cinta tidak akan pernah tahu sampai kapan dia akan terjaga. Berapa lama lagi denting yang tersisa untuk tertawa? Jika tersakiti, penyembuh paling ampuh adalah denting-denting yang berlari dan membawa rasa nyeri sampai kita sedikit lupa. Tapi waktu kadang bengis juga. Dia masih belum beranjak padahal kita memerlukannya untuk mengenyahkan lara.

Cinta memang bukan apa-apa selain soal waktu. Waktu dikejar agar tidak pergi. Waktu untuk bersama dengan seseorang yang dicinta. Waktu untuk memintal rindu. Waktu untuk menyudahi sepi. Waktu untuk membuang perih dan saling menggenggam jemari. Tapi, mengapa seringkali kita masih saja tidak menghargai apa yang sudah dimiliki?

You May Also Like

2 komentar