SECANGKIR KOPI DAN KUBU PEMBENCI

by - 20.52

sumber

Ketika seseorang menempatkan secangkir kopi pada kelas tertinggi, ada beberapa kubu yang mentah-mentah tidak setuju. Bagi mereka, secangkir kopi hanya diciptakan untuk mendatangkan kegetiran. Satu melankolia paling rendah dan dianggap usang. Tetapi bagi jiwa-jiwa yang dimanja dedak pekat luar biasa itu, kepulannya saja sudah memabukkan. Aromanya adalah godaan paling lancang. Setiap reguknya adalah titah mutlak seorang Dewi.

Kubu pembenci kerap kali bertanya, mengapa manusia-manusia patah hati itu mengabdi kepada secangkir kopi? Sungguh ketidakwajaran yang begitu bodoh. Penjajahan tanpa ampun. Pengekangan yang justru membuai penikmatnya semakin jatuh tenggelam namun tidak ingin muncul lagi di permukaan. Mereka yang menderita akibat perasaan sepihak hanya mampu mengandalkan secangkir kopi agar dapat melupakan nyeri. 

Coba saja mereka komposisikan secangkir kopi dengan skala keagungan senja. Mungkin opini pembenci kopi akan sedikit bergeser, lalu menghargai apa saja yang sudah diberikan secangkir cairan hangat itu kepada manusia pemikul lara. Teguk satu kali saja, maka aliran darah terasa lebih hidup. Impuls-impuls pembuluh yang tadinya lemah bergerak gesit, dan hati yang diremas luka dapat sedikit bebas dari erangan.

Secangkir kopi adalah zat yang baik. Dengan dirinya saja atau bersama senja, dia tetap akan menjadi molekul yang berbeda. Dengan dirinya atau bersama senja, dia tetap akan menjadi teman terbaik untuk manusia.

You May Also Like

6 komentar

  1. Gue hampir ga ngerti sama bahasanya. But, this looks good. This is an awesome post. Keep writing. Gue suka bahasa-bahasa yang sulit dipahami :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi ga sesulit ngadepin cewek PMS kan? AHahahhaa

      Hapus
    2. Cewek emang bikin pusing. Untung gue ga suka cewek. Ahahaha

      Hapus
  2. Ini kaya huruf abstark di otak di tuangin lewat kopi tapi emang bener kopi dan seja memang sering mencitrakan kegelisahan yang di sandari dengan ketenangan hhee terus buu ... lanjut :3

    BalasHapus