CINTA DAN REPERTOAR

by - 22.14


Langit pekat. Mencekat. Sabda malam tiba lebih awal karena senja sepertinya sedang letih lalu menyeret sumbu jingga untuk segera terlelap di peraduan. Gugusan awan berbaris rapi. Konstelasi mengorbit dengan formasinya yang konkrit. Tapi memang, gerimis akhir-akhir ini berkunjung lebih lama sejak aku dan dia dilumat jarak. Tapi hati tetap rekat. Sama sekali tanpa sekat.

Jatuh hati dan merindu tidak membutuhkan repertoar, sama sekali tidak disuplai oleh suatu perencanaan. Manusia tidak bermaksud menjebloskan diri pada situasi genting akibat jengah memikirkan seseorang. Tapi setiap kali terbebat, manusia baru siuman dan kaget setengah mati. Dia terperangkap terlalu jauh dan tidak bisa kembali. Dia jatuh sejatuh-jatuhnya. Sakit sesakit-sakitnya, lalu tiba pada episode puncak dari mencinta. Bodoh sebodoh-bodohnya.

Cinta memantrai rindu agar tetap merantai jiwa-jiwa rapuh. Mereka bersekutu menyusun draf khusus agar manusia melupakan waktu. Kewarasan harus lenyap. Logika harus patah. Rasio harus disingkirkan mentah-mentah. Jika memang akal kembali, cinta akan memastikan semuanya terlambat.

Cinta dan rindu tak perduli pada repertoar. Terlibat asmara bukan pertunjukan orkestra. Terlucuti afeksi bukan bagian dari pementasan sandiwara. Cinta dan rindu kadang sedikit culas. Tapi tanpa mereka, jiwa manusia takkan memiliki apa-apa.


You May Also Like

22 komentar

  1. Agak pusing baca paragraf atas yang nggak ada jarak antar paragraf. :p

    Ibaratnya, logika dan hati berhenti berkompromi gitu, ya :o

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah diedit berapa kali tuh tetep aja. Kayaknya eror di blogspotnya. Tapi udah dibenerin ni

      Hapus
  2. keren pemilihan katanyaa..

    nitip, surat-untuk-ann.blogspot.com

    BalasHapus
  3. Sepertinya memang benar, jiwa manusia kosong, jika tak ada cinta dan rindu...

    Mbak, lagi suka kurobasu, ya? Pasti suka aomine, kan? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kok tau gue suka anime hahahaha

      Hapus
    2. ini nama blognya kiseki no sedai, nama twitternya juga aomine, kan?
      udah move on ya, dari kenshin? hahaha

      Hapus
  4. kita patahkan logika yuk malam ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh. Asal jangan patahkan hati. Nanti retak. Nyeri.

      Hapus
    2. melucuti afeksimu

      Hapus
    3. didepanmu sudah tak ada rasio dan logika

      Hapus
    4. Logika dipecundangi. Lalu aku harus bagaimana?

      Hapus
    5. diam dan telanjang, bebas tanpa asmara

      Hapus
    6. Tanpa cinta? Aku tidak mau!

      Hapus
  5. Kamu adalah bukti bahwa tulisan juga bermetamorfosa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisan selalu bermutasi menjadi hal-hal yang tak pernah kita sangka

      Hapus