BELUM SIAP JATUH CINTA

by - 21.48

Aku tidak pernah mendapat proyeksi atau gambaran bahwa mencintai butuh kesiapan. Lebih tepatnya, kematangan hati. Antisipasiku terhadap kondisi jatuh cinta sama sekali minim, bahkan nihil. Coba terka, pasti kau tidak akan mengira bahwa jatuh cinta padamu itu membingungkan, mengagetkan dan di luar dugaan. Kau pasti tidak pernah repot-repot memikirkan bagaimana paniknya aku ketika dihantam niskala mencinta seseorang seperti kamu. Kamu, yang berani-beraninya menyusup ke dalam koridor ingatanku. Kenapa tidak beritahu aku sebelumnya? Kenapa diam-diam? Memangnya kau tidak punya lisan?

Seharusnya kau paham bahwa aku belum siap jatuh cinta. Aku belum matang menyusun siasat dan skema terperinci untuk mengatasi gempuran-gempuran rindu yang tak tahu harus diapakan. Aku belum siap terluka melihatmu acuh tak acuh. Aku belum siap mengatasi cemburumu. Aku belum bisa menilai seberapa tangguh ekspresimu ketika tersabit lara atau gembira. Aku juga belum siap menyerahkan detakku pada detakmu meski aku tahu bagaimana pola rimanya.

Jika mencintai tidak terasa sakit, aku bersedia bahkan meminta untuk secepatnya jatuh. Jika merindukan artinya meriangkan hari, maka aku tak keberatan untuk menukar perasaan yang berdegup untuk seulas senyum milikmu. Satu kali saja. Selebihnya terserah kamu. Lagipula penolakan bukan prosedur yang tepat. Tentu saja, aku kan sudah begitu dalam menggilaimu, menginginkan tidak hanya jiwamu, tapi juga bibir itu sebagai kata kunci untuk berkata kau juga cinta aku.

Tetap saja aku belum siap. Aku takut, gemetar, berkeringat, juga terengah. Aku butuh ruang untuk sembunyi, aku butuh waktu untuk menyikapi. Bukan untuk lari, tapi untuk tahu apakah jiwa dan raga ini layak terkoneksi sepenuhnya kepadamu yang membuatku mencampakkan benci.

You May Also Like

16 komentar

  1. Balasan
    1. Berkat twitnya tuh hahaha ini bikinnya juga mendadak hadooh banyak kurang sana sini

      Hapus
    2. Mendadak aja sekeren ini. Apa lagi kalau direncanakan... :D

      Hapus
    3. Tapi kadang kalo mendadak jd merasa tertantang loh

      Hapus
  2. Tata katanya bagus, rangkup dan terurut X)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ceileeeh baku amat komennyaaa hahaa. Berkunjung balik ah

      Hapus
  3. Balasan
    1. Jiaaaah adek kelas gue. Komennya pake lope hahahaa

      Hapus
  4. Iya, aku belum siap. Yang namanya jatuh sudah pasti sakit. Dan aku belum bisa terima dia yang timbul tenggelam dalam ingatan. Ah! Kzl. Wahahaha.
    Hai, Kak Gia! Aku suka, aku suka :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh kasian tuh dia timbul tenggelem. Kasih pelampung napa hahhaa. Makasih udah mampir ya

      Hapus
  5. duh,dalem. aku juga sepertinya belum siap jatuh cinta kak. habis yang mau di cinta belum ada :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan dulu say...hiks soalnya sakit kalo ga siap terus tiba-tiba jatuh hati.

      Hapus
  6. Bener, juga, sih. Cinta butuh kesiapan. Namun, tak jarang orang melupakan bagian penting ini.

    Mereka sering jatuh cinta yang bersifat menggebu-gebu, hingga lupa untuk mempersiapkan diri.

    Post curcol-nya rapih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ih gue ga curcol. Gue...gue cumaa...aaagh hahahaa

      Hapus
  7. Ini artinya apa ya? Gue gak ngerti uahahaha
    Apa artinya ini km habis nolak seseorang, ? Tapi ko jadi keren gini ya.heee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmmm ini cuma....eghh aduh apa yaaa hahahhaa

      Hapus