SECANGKIR KOPI FILANTROPI

by - 14.47

Secangkir kopi pagi ini terasa berbeda. Mungkin karena kuaduk bersamaan dengan sesendok serbuk filantropi yang menjadikan luruh dedaknya menyatu dengan cinta. Seduhannya jadi lebih wangi dan legit, ditambah teritori alam di teras belakang rumah sukarela menyumbangkan oksigen segar untuk tubuh. Akan ada cengang yang tak terelakkan selagi secangkir kopi berkolaborasi dengan embun dan renjana. Sedikit agak sesak sebenarnya karena tak adanya kamu di sini. Tapi paling tidak, konsentrat hangat dan faktual dari aroma kopi membuat segalanya lebih baik.

Ponselku masih tidak beranjak dari layar yang di dalamnya tersegel namamu. Perempuan sepertiku agak kurang kooperatif dengan waktu dan jarak. Tak seperti kamu yang bisa lebih terpelajar mengartikan tafsir-tafsir termin yang masih belum mau memberi kesempatan pada kita berbagi temu. Kugendikkan bahu, menghela napas sejenak sambil memejamkan mata ketika bibir cangkir mengecup bibirku. Kelebat mimpi, harapan, angan, janji, kesetian dan rasa terdalam melintas satu persatu. Ketika membuka mata, aku mampu tersenyum lagi dan menganggap semuanya hanya soal waktu. 

Secangkir kopi filantropi dengan memori manis. Sempurna membuka jurnal baru dengan hanya sedikit luka dari masa lalu berwajah miris. Sudah terbuang, sudah terkubur jauh di endapan paling konkrit. Lalu pagi menawarkan sensasi baru untuk dirasakan. Sama seperti secangkir kopi ini. Di setiap tetesannya ada resolusi anti patah hati, perjalanan ke tempat-tempat asing dengan pemandangan artistik, kamu dan wangi tubuh itu yang biasanya menjadi selimutku, juga ciuman hangat pengantar tidur yang melindungiku dari mimpi buruk.

Secangkir kopi filantropi. Energi kontemporer terbaik untuk jiwa yang haus cinta tanpa tendensi.

You May Also Like

2 komentar

  1. Secangkir kopi filantropi. Energi kontemporer terbaik untuk jiwa yang haus cinta tanpa tendensi. "jiwa yang haus" ini yang menjadi motor pencarian yang tak kunjung usai :)

    lanjutkan kawan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan mungkin akan terus mengejar apa yang diinginkan jiwa

      Hapus