CINTA SATU PAKET

by - 16.27

Pernah menangis gara-gara tingkah orang yang setengah mati kau cintai? Bagus, artinya jantungmu masih jauh dari kata rusak, masih cukup normal untuk dikategorikan sebagai benda rongsokan. Cinta dan luka yang melahirkan air mata adalah satu katalog yang ketika salah satu dari tiga abstraksi itu tidak ada, maka nilanya tidak lebih dari perasaan cacat.

Setiap orang memiliki watak berbeda, begitu juga dengan dua manusia yang diikatNya menjadi teman hidup. Berbagi waktu, pengertian, perhatian, napas, rasa jengkel dan raga adalah isi dari dua kepala dengan prinsip berseberangan. Pola pikir sejalan bukan berarti semuanya selesai. Lelaki dan perempuan, seperti diketahui adalah warga planet yang tidak akan memahami satu sama lain jika garis keseimbangan kasih sayangnya tidak sejajar.

Perempuan hidup mengais insting, sedangkan lelaki menjaga nyawa dengan logika. Logika dan insting tidak akan pernah akur namun bisa berdampingan dengan beberapa syarat. Saling menghargai dan menyingkirkan keegoisan ketika sedang bersama. Baru kutahu bahwa jodoh adalah cerminan dengan refleksi identik tetapi ada percik-percik watak yang harus dimaklumi. Perempuan romantis disandingkan dengan lelaki cuek, lelaki perasa dihadapkan pada perempuan defensif, perempuan keras kepala diikat dengan lelaki dengan kuota kesabaran yang tidak pernah habis, juga perempuan dengan kadar cemburu tanpa toleransi ditaklukkan lelaki pengertian yang sangat hangat. See? Labirin yang sangat epik.

Ada tujuan mengapa Tuhan menciptakan pola jodoh seperti itu. Manusia dengan akal dan hatinya harus mulai belajar menganalisa manusia yang sah memiliki jiwa dan tubuhnya. Akan ada pertengkaran kecil dan berangsur lumer saat keduanya menjauhkan diri dari kata angkuh. Akan ada pertengkaran hebat jika salah satunya lebih mementingkan ego dibandingkan keutuhan yang sudah dibangun. Akan ada mata basah yang sembab dan dada sesak menahan rindu. Akan ada cinta terdalam yang dirasakan, juga akan ada pengorbanan dan kesetiaan yang tidak bisa disetarakan dengan apapun. Jodoh, cinta, luka, dan utuhnya dua nyawa adalah pembelajaran yang sangat krusial. Bagaimana menjaganya, tergantung setiap hati menyeimbangkan semua aspeknya agar tak melenceng dari jalan yang sudah ditentukan.

You May Also Like

6 komentar

  1. Hebat banget nih, 3 hari udah dapet 5 postingan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mumpung ide ngalir terus ni, mas...ga boleh disia-siakan hehe

      Hapus
  2. Mungkin beginilah sebernya sifat cinta :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Intinya keseimbangan ya mas? Hehehe saya juga baru belajar

      Hapus
  3. bener bener bener bikin gw inget

    BalasHapus