LELAKI PATAH NYAWA

by - 22.19

Lelaki ternyata juga menangis saat kisah cintanya rumit. Hanya saja dia menangis dalam format off the record. Tersembunyi. Tangguh. Ada sesuatu dalam diri manusia logika tersebut ketika sayat-sayat tajam menyusup tanpa ketahuan dan menancap tepat di jantungnya yang sebenarnya rapuh. Beberapa persepsi perempuan yang meremehkan nyawa lelaki ketika patah tak pernah mau tahu bagaimana bentuk fisik goyah itu ambruk tanpa daya. Idealisme bahwa keturunan Adam itu kuat dan tahan banting membuatnya dianggap tak punya kelenjar air mata yang di waktu-waktu tertentu bisa tumpah dan terdeteksi sangat jelas.

Kokohnya seorang lelaki adalah prima, meski beban yang diangkut sama sekali tidak ringan alias akut. Dia lebih memilih prosedur bertahan tanpa skema ekspresi dan membiarkan siapa saja yang memergoki menilai wajar. Baginya, mengerang atas nama cinta tak harus ditunjukkan. Rasa sakit itu diendapkan jauh di ujung lorong rasio. Lantas, bukankah lelaki sebenarnya jauh lebih transenden atau sempurna saat nyawanya terkoyak? Bukankah dia hebat karena cerdas merancang program khusus untuk menyembuhkan luka yang dihadapi dengan ototritas tinggi? Padahal bukan rahasia bahwa lelaki dituntut untuk selalu unggul dan teruji ketika tertimpa romansa yang kacau dan berantakan.

Soal cerita cinta yang kalut dan kompleks, soal perempuan yang jadi energi tapi ternyata pergi, lelaki memilih untuk membagi dukanya hanya dengan dinding dingin tanpa suara. Punggungnya yang hangat menempel di sana, beringsut terduduk dan hanya ada hela pelan. Senyap mengambil kendali, memori menyingkir hati-hati ditambah deksripsi rindu yang mengabur tak berbekas lagi. Tapi lelaki mencoba tetap berpijak pada gravitasi agar tubuh sekarat itu masih punya sisa jiwa yang tertinggal yang untungnya lupa dibawa lari si perempuan pemberi sunyi.

Barangkali, perempuan harus meniru lelaki dalam menangani sakit hati. Perihnya pasti takkan serupa. Tapi paling tidak, ada ketangguhan yang bisa dipelajari.

You May Also Like

4 komentar

  1. Nice. Keep writing /fellas

    BalasHapus
  2. Ini mungkin yang dimaksud dengan "Laki-laki dapat menangis dengan atau tanpa air mata "
    Keren sista :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup, bener sis...udah aku liat sendiri hihihi

      Hapus