CINTA PERTAMA

by - 20.20

Apakah kau masih ingat cinta pertamamu dan bagaimana dipertemukan? Apakah dia seseorang dengan selera musik indie yang sama sekali tak pernah kau dengar lagu-lagunya? Pecinta sains yang berkutat dengan karya ilmiah membosankan bagi sebagian orang? Pembenci senja dan cerita picisan yang dikarang perempuan? Atau...seniman dengan tawa khas yang tersembunyi dibalik pekerjaan misteriusnya yang bikin penasaran?

Spesifikasi cinta pertama barangkali memiliki ekspektasi naif. Bagiku, cinta pertama adalah seseorang yang sanggup memancing tawa bahkan ketika melontarkan lelucon bodoh yang tidak kutemukan di mana celah jenakanya. Cinta pertama harus berbeda, harus unik, harus memiliki sesuatu yang mustahil jadi daftar nomor dua. Sejarah mengatakan bahwa fase-fase perjalanan hidup akan lebih bernuansa saat seseorang jatuh cinta. Kurasa itu benar. Mengingat bagaimana konyolnya seseorang di bawah kekuasaan hasrat yang menggebu kepada lawan jenis tampak sangat menggelikan.

Apa yang dilakukan dan tidak dilakukannya menjadi sangat menarik untuk diikuti. Apa yang disukai dan tidak disukainya menjadi kolom tersendiri pada kertas jurnal yang tadinya kosong tanpa satu abjadpun yang mentereng di sana. Jatuh cinta, apalagi untuk cinta pertama sepertinya menjadi antusiasme khusus yang sayang jika tak diingat. Mekanisme cinta pertama berwatak permanen. Idiosinkrasinya menguasai setiap jengkal kaki melangkah. 

Apapun bentuk personalitas cinta pertama, yang satu itu patut disebut karunia. Suatu hari, akan ada jatah tertentu untuk setiap kenangannya. Akan ada memo mengenai kondisi hebat yang dibanggakan. Akan selalu ada perhatian yang disisakan saat memorabilia cinta pertama dicetak ulang dalam ingatan. Bukankah cinta pertama menciptakan keonaran dalam metabolisme hormon di dalam tubuh? Bukankah persepsinya kadang menimbulkan skandal memalukan bagi diri sendiri yang tadinya tertutup menjadi ekstrovert? 

Cinta pertama. Hal hebat pertama dalam rasa yang akan diingat seiiring perjalanan usia.

You May Also Like

4 komentar

  1. Cinta pertama. Cinta pertama saya, bapak saya :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. That's so romantic and deep, sistaa

      Hapus
  2. Duhh, cinta pertama yang menyakitkan buat gue

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh....cinta pertama yang ga teraih ya?

      Hapus