CINTA: NISKALA BODOH YANG JENIUS

by - 22.25

Perbedaan bodoh dan jenius soal karakter cinta hanya setipis plasenta. Kugaruk kepala yang sama sekali tak gatal ketika menemukan orde paling anyar tentang fakta bahwa cinta sebenarnya memiliki kepribadian ganda. Aku tahu ini bukan analogi atau teori baru, hanya saja belakangan baru kupahami. Seperti siuman setelah beberapa lama tergolek akibat koma. Cinta ternyata mirip Pollux dan Castor pada Gemini. Kembar namun berbeda personalitas, bertolak belakang layaknya infinit dan mortalitas. Cinta memang mengagumkan dengan caranya sendiri tapi tak pernah mengagungkan paras. Cadas.

Cinta itu keluguan yang naif dan mampu mematahkan nalar. Perangkap, skema rumit dan enigma mengenai cinta sebenarnya sudah dipecahkan sejak lama. Tapi bisa kusimpulkan bahwa mencintai adalah jalan tercepat dan termudah bagi manusia untuk jadi bodoh. Kode yang gamblang malah dilewatkan begitu saja, memudahkan cinta menjebak jiwa untuk mendekam dan hidup di dalam konsep filosofi yang sungguh menggelikan dan lemah. Banyak contoh yang bisa dilihat. Seseorang yang sanggup menunggu lama, bertahan dengan luka yang tetap saja basah, mengeluh tapi tetap meneruskan, tersakiti namun tetap mengiyakan. 

Tapi, silahkan berbalik. Selain bodoh, cinta adalah benda niskala yang sungguh jenius. Skor intelijensinya tak terukur filosofi atau angka yang berjejer. Jenius di sini satu kuota dengan daya ingat yang luar biasa. Cinta dengan kualitas atribut yang satu ini tidak bisa begitu saja diremehkan. Saat sisi cinta yang ini berperan, maka seluruh organ vital manusia berkoordinasi sempurna. Seseorang bisa dengan begitu gamblang mengingat detail apapun dari jiwa yang dicintainya dengan sangat rapi tanpa melakukan kesalahan walau hanya sedikit saja. Kemampuan mengingat seperti itu hanya cinta saja yang dapat melakukannya. Meski waktu berlari, cinta yang jenius masih bisa merekam setiap hal dan memutarnya kembali dalam sekali jentik jari. Barangkali sama dengan cara kerja proyektor. Kuno, tapi berkelas.

Dia yang namanya tercatat dengan jelas di hati bagaimana mungkin akan terlupa apa saja yang dikenakannya saat tengah bersama? Tanggal dan bulan pertama kali bertatap mata, lagu yang menjadi moto hidupnya, buku yang menjadi kenangan masa lalunya, atau perkataan-perkataan sederhana nan berkesan yang dilontarkannya akan terpahat begitu dalam tanpa pernah dialpakan.

Cinta. Si abstrak bodoh sekaligus jenius yang akan selalu menyenangkan untuk dijadikan alasan terhelanya napas bagi seseorang yang sangat berharga. Bukankah begitu?



You May Also Like

2 komentar