JATUH HATI

by - 19.40

Jatuh hati seharusnya sesederhana saat menyeduh kopi dengan bubuk senja dan air hujan murni. Tingkat kepekatannya tepat sehingga tak ada keluh yang terujar. Banyak sekali manusia yang jatuh cinta namun bibir terkatup hingga rasa yang berdegup di hati tak pernah tersampaikan atau didengar. Akan ada resah yang menggantung, gelisah yang menghalau sampai otak tak lagi dapat berpikir jernih sebagaimana mestinya.

Jatuh cinta tak terucapkan tak ubahnya berdiam di sebuah ruang isolasi dengan hanya sedikit ventilasi. Tersisa hanya sesak, pengap, juga sepi yang mencapai titik tertinggi. Yang kutahu, cinta adalah ilmu pengetahuan yang diberikan Tuhan kepada setiap jiwa. Sayangnya sebagian dari mereka menggunakannya dengan logika namun sisanya memperlakukan cinta semena-mena. Sebagian kecil lagi justru menyembunyikannya. Dan mencintai sembunyi-sembunyi adalah rasa sakit yang tak terperi, tak terbayangkan meski memang ada dan sangat nyata.

Jatuh hati adalah perasaan unik yang tak biasa. Seperti seseorang yang kecanduan matematika, gerimis, atau bercangkir-cangkir kopi. Aneh, namun justru tak bisa berhenti. Memendam cinta kepada seseorang yang tidak peka itu seperti memunguti remah-remah biskuit di atas karpet Persia. Percuma alias tak ada gunanya. Namun saat cinta dan senyuman terlontarkan pada orang yang tepat, maka yang ada adalah kelegaan, seperti mimpi yang bisa diingat begitu indah secara terperinci.

Seperti itulah ketika aku jatuh hati padamu dan terkatakan dengan jujur. Ada kelegaan, senyuman, dan sesuatu yang tumbuh setiap hari tanpa bisa dikendalikan. Jatuh cintaku padamu kini menjadi cinta yang utuh. Selalu ada siluet wajah itu di mimpiku, selalu ada notasi lembut itu terngiang di telingaku. Kamu. Hanya kamu saja.

You May Also Like

6 komentar

  1. Balasan
    1. Hahahaha ini kangen tau bukan galau kwkwkw

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenaaal....wah rumit tuh yg kyk gt mendingan ga diterusin ntr bukannya jatuh hati malah sakit hati

      Hapus