SEPOTONG RINDU UNTUK KAMU

by - 10.46

Untuk seseorang yang begitu berarti, aku ingin membicarakan sepotong rindu untuk kamu. Rindu yang hanya berporsi satu potong saja. Analogi yang mungkin belum bisa dipahami sepenuhnya mengapa hanya satu potong? Tidak satu mangkuk atau satu kuali. 

Aku punya banyak persediaan rasa untuk kamu. Cinta, harapan, kesetiaan, pengertian, perhatian dan juga renjana. Semuanya adalah satu kesatuan untuh yang kusisihkan sepotong demi sepotong dan kupersembahkan hanya untuk satu orang saja.

Kuharap, dengan beberapa bagian itu kamu akan bisa menikmatinya tanpa begah, namun kesediaan untuk mencicipinya lagi, lagi dan lagi karena kusimpan banyak lagi potongan yang kujamin tidak akan pernah habis. Salah satunya ya rindu itu, di mana terkadang tangis menyertai saat kita jauh dan harus menunggu lama untuk mendapatkan tegurmu.

Setiap komponen rasaku untuk kamu diproduksi dengan keteraturan yang sangat rapi. Detail yang kusuguhkan di dalam setiap potongan punya bubuk-bubuk doa di mana kuharap kamu akan terus menyukainya.
Aku hanya punya itu. Aku tidak memiliki persediaan kecantikan, usia yang akan terus muda atau kulit yang terhindar dari keriput. 

Dua hari ini kau belum menyentuh sepotong rinduku. Tapi aku masih menunggu di sini, duduk sambil menyeruput kopi panas dengan cangkirnya yang kudapat dari tanganmu. Kapan bisa kau kirim rindu milikmu padaku? Apakah namaku sempat berkelebat di pikiranmu? 

Aku, perempuan yang lebih luluh dengan kata tetap menanti pemiliknya mengucapkan cinta. Jika kamu membaca ini, sapa aku dengan sepotong rindumu. Setelah itu, akan kubuatkan lagi potongan-potongan yang lebih hangat agar kau selalu terlindungi.

You May Also Like

2 komentar

  1. gw suka kalimat ini
    "Setiap komponen rasaku untuk kamu diproduksi dengan keteraturan yang sangat rapi."

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh makasih. Tulisan ini buat suami gue. Lagi kangen sih hahha

      Hapus