INFEKSI RINDU

by - 11.21

Rindu adalah virus langka. Menyebar cepat, berbahaya, tetapi juga begitu manis jika yang terinfeksi merasakan hal yang sama

Rindu bisa saja dimaknai sebagai parasit bersifat obligat dengan ukuran renik yang menginfeksi sel organisme. Terkadang juga muncul dengan wajah lain, yaitu program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri. Namun di mana saja rindu adalah sama bagi manusia-manusia yang terjangkit keberadaannya. Rindu adalah rasa. Rindu adalah perdebatan mengenai apakah harus dipendam atau diutarakan kepada yang berhak menerima kecupannya.

Baru kubaca dalam sebuah manuskrip kuno bahwa rindu adalah salah satu bagian tubuh cinta. Salah satu yang vital, salah satu yang menginvasi sel karena dirinya tak memiliki perlengkapan selular untuk diproduksi oleh dirinya sendiri. Karenanya, dia butuh tubuh dua orang yang saling mencinta agar tetap hidup dan terpelihara.

Suara-suara di kepalaku berteriak lantang. Berhenti melawan arus rindu. Kau bisa tenggelam, tapi dengan cara yang justru kau anggap menyenangkan. Memang. Tenggelam ke dasar rindu tidak membuatku mati, justru lebih bereaksi terhadap sinyal-sinyal nyawa yang terasa lebih hidup dan punya arti.

Rindu untuk dia hadir dalam berbagai bentuk. Sebagai jingga di ufuk barat, lukisan yang kuamati di sebuah galeri, jembatan dengan taman bunga Lavender, secangkir teh hijau dengan essence stroberi, sebuah naskah roman dari abad pertengahan, udara yang masuk lewat jendela, atau aroma pie buah kesayangan.

Rindu ini sudah menginfeksi tubuh dan jiwa yang kuterima dengan sukarela. Aku ingin terus dihujani rindu. Aku ingin selalu diganggu rindu yang membisikkan namanya ke telingaku. Melalui rindu aku berkirim surat padanya. Dan faktanya, rindu adalah surat cinta yang tidak pernah gagal tersampaikan kepada pemiliknya. Aku mau rindu ini terus ada. Untuk dia, yang raganya tengah jauh dariku sementara.



You May Also Like

4 komentar

  1. Berarti rindu itu penyakit yang bisa menyebar :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nyebar di darah diri sendiri hehee sama di pasangan

      Hapus
  2. Wadew, kalau saya sih rindu halan-halan dan naik gunung lagi hehehe. Cuuuz :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah aku juga rindu naik gunung lagi nii

      Hapus