PAHATAN RINAI HUJAN

by - 21.07

Hujan tidak akan pernah kehabisan ritme untuk didengar rintiknya di atas tanah. Hujan juga selalu punya magnet keindahan yang sangat kronis. Kritis. Idealis. Praktis namun juga terkadang humoris dengan caranya yang sedikit miris. Dienyahkan bagaimanapun juga, tetesan dari awan itu sanggup membuat pemurung membuat prosa non prediktif yang hanya diketahui maknanya oleh satu hati. Keagungan hujan tak hanya dapat diolah menjadi puisi atau kolase dengan teknik unik namun juga sangat mungkin dibentuk menjadi pahatan dengan medium partikel basahnya yang sangat murni.

Setiap orang, kebanyakan yang sedang bersedih, pasti akan sangat mudah menjadikan hujan sebagai suatu karya seni yang dibuatnya sendiri. Bagiku, memahat rinai hujan entah pagi, siang atau di malam hari sama-sama memiliki daya tarik tersendiri. Tiga dimensi seni kontemporer hujan adalah teman yang sangat baik ketika air mata jatuh, tempat bersandar yang begitu bisa diandalkan agar tubuh tak mudah limbung lalu tergeletak tanpa pegangan.

Pahatan hujan dengan lekukan-lekukan parsialnya menjadi satu relasi antara hati dengan masa-masa yang terikat dengan kehidupan. Ketika masa lalu tetap menjadi bagian dari masa kini, lalu jiwa tak punya siapapun untuk mencurahkan dera, hujan yang datang tanpa diminta adalah penyelamat sempurna. Bukankah saat hujan turun, koneksi antara hati dan air mata begitu kuat sehingga setiap orang bebas untuk berteriak?

Beberapa orang beruntung memiliki tempat berteduh saat tersakiti atau dihampiri sedih. Tetapi tak semua raga mendapat kesempatan menikmati leganya berbicara ketika hati sedang terluka. Di saat itulah, ada baiknya kita mencoba untuk melakukan percakapan dengan rinai hujan dengan cara kita sendiri. Untukku, hujan adalah pahatan tercantik yang pernah ada. Dia kini sahabatku untuk berteduh, meski gigil juga mampir setiap kali kepadanya aku mengeluh.


You May Also Like

4 komentar

  1. hmm.. Salam kenal :) hujan emang bikin bawaan jadi mellow dan ingin merenung ya.. Jadi inget pernah bikin puisi juga tentang hujan ~> http://ruri-online.blogspot.com/2012/11/hujan-itu-rindu.html

    BalasHapus
  2. oiya.. ada hadiah kecil juga nih untuk kamu, Agya, tolong diterima ya :D ~> http://bit.ly/TUSjvB

    BalasHapus