PENYAPA RAHASIA

by - 21.30

Dalam setiap sapaan ada rajuk yang menginginkan balasan. Dalam setiap kebisingan lalu lintas jalan, ada senyap yang mengiangkan kamu di pikiran. Dalam setiap tetesan hujan ada keberadaan doaku untukmu yang tengah berkutat dengan batas jeda. Pun dalam perbedaan jarak antara kamu dan aku ada lapisan tipis yang mengetahui apa makna harapku dan namamu.

Lengangku selalu riuh olehmu, mengganggu kalutku untuk menyapa beruntai tegur lembut meski jarak selalu saja menyekat. Tak apa, menyapamu dari jauh takkan mengurangi dekatnya getar yang kutandu tanpa lelah berpeluh. Bukankah kau selalu mengatakan bahwa atmosfir menaungi jiwa-jiwa yang merindu tanpa dihalangi depa dan ratusan lintasan yang harus dilewati? Mungkin sulit, namun tetap dapat terjangkau hati.

Sapaan terindah tak pernah memiliki cacat. Ada kesenangan yang berbaur dengan rindu ketika kau melengkapi pola kata dengan ayat-ayat yang tersusun rapi di atas udara. Mungkin penyapa rahasia sepertiku harus menyelipkan sekerat kertas di tengah jilid yang kau baca agar kau tahu aku sedang mengamati gerakmu, menjejaki aroma langkahmu, membaca filosofi hidupmu, juga keagungan senyuman yang tak pernah kulihat di tempat mana pun selain di bibir itu.

Aku, penyapa rahasia yang sebenarnya hanya ngin tahu tentang kamu. Tentang sudut-sudut kota yang kau jelajahi, buku yang kau baca setiap hari, pelosok langit mana yang selalu kau amati, bintang yang mana yang kau simpan dalam mimpi, juga nama siapa yang mendapat kehormatan karena disimpan olehmu dalam hati.

Jika aku menjadi penyapa rahasiamu, sudikah kata dari lisanmu membalasnya bersama waktu?





You May Also Like

12 komentar

  1. wuiiiiiih. .. senengnya yg disapa.... heheh... keren...

    BalasHapus
  2. Hehehehe makasih udah komentar yaa salam kenal.

    BalasHapus
  3. Tulisanmu selalu keren Ziy :)
    Kalau gak salah, kalimat pertama itu kyk sajak yg waktu itu deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tepat banget, Lelaki Kopi. Kalo lagi ga ada ide, biasanya aku liat twit2 yang udah kubuat, satu kalimat aku kembangin jadi kayak gini hehehe. Jadi malu. Ga kreatif banget ya?

      Hapus
    2. Kreatif kok, keren :)

      Hapus
  4. Balasan
    1. Siapa ya yang beruntung? Orang akunya juga jomblo hihihih

      Hapus
  5. Beruntung yang punya penggemar rahasia kayak diatas

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm iya akhi...cuma ana juga blom tau siapa yang jadi penggemarnya

      Hapus