SAVE THE LAST SMILE FOR ME

by - 11.25

                Di taman belakang rumah, seorang lelaki bermata coklat terang sedang memegang gitar dan mengalunkan notasi lagu yang kusuka.
'Cause don't forget who's taking you home
And in whose arms you're gonna be
So darlin' save the last dance for me.
                Aku mengikik karena suaranya parau saat menyanyikan lirik terakhir.
                “Ah, kau tertawa. Mengejekku, ya?” Aldrin bertanya.
                Aku tertawa lagi.
                ”Untuk seseorang yang selalu menjaga hatinya meski jarak tidak bersahabat, lagu itu pengingat yang paling ampuh.” Ujarnya. Setelah puas menikmati malam, dia menyimpan gitarnya di kursi taman.
                Seperti biasanya pula, Aldrin menggendongku ke dalam rumah. Terdengar detak jantungnya di telingaku. Meski tak punya kaki, aku bahagia memiliki seseorang yang terus menyimpan satu lagu penyembuh yang membuatku hidup, seseorang yang paham bagaimana membuatku terus tersenyum.

 #FiksiLaguku for @KampusFiksi, terinspirasi dari lagu Save The last Dance For Me-nya The Driffters.


You May Also Like

0 komentar